Tuesday, May 27, 2008

Ringkasan Batik Indonesia




Dari searching internet, di bantu Yola juga....kebanyakan ber bahasa Inggris, ada juga yang berbahasa Indonesia dan satu yang berbahasa Jerman yang bercerita tentang batik untuk hiasan dinding.

Aku membuatkan ini untuk guru les Bahasa Jerman-ku .....yang tertarik dengan Seni Batik Indonesia.
Dia seneng banget.
Kayaknya...dia akan bantu mengkoreksi.

Buat yang sedang belajar Bahasa Jerman....lumayan....
Bahasa nya sederhana.....

Wednesday, May 21, 2008

WELTTAG des BUCHES

Semua pelajar di Bremen mendapat buku ini GRATIS.....
Dapat di ambil di semua toko buku yang terdekat dengan tempat tinggal kita.

Buku tersebut dibagikan dalam rangka Peringatan Hari Buku Sedunia   (Welttag des Buches) pada tanggal 23 April 2008.

Semoga semua anak di seluruh dunia juga mendapat fasilitas seperti ini. Suatu hari nanti.....semoga......








Tuesday, May 20, 2008

Ciptaan Tantra................share untuk teman-teman Kristen

Sudah berapa hari ini, susah connect ke Renungan Harian Online.
Jadi, serasa agak-agak kehilangan sesuatu.
Tapi saat teduh harus tetap jalan...biarpun kadang tersendat......ampuni aku ya Tuhan...

Ada sebuah lagu yang diciptakan oleh Tantra Lingga Weinardy. Salah seorang teman pelayananku sebagai Guru Sekolah Minggu di GKI Maulana Yusuf Bandung periode  tahun 1985-1995.
Tantra, seorang teman yang genius, menurutku, kuliah di UNPAR Bandung angkatan 1985,  jurusan akuntansi.
Dia lulus tahun 1990 (?)....aku lupa.
Pindah ke Jakarta dan bekerja di sebuah perusahaan asing dalam bidang akuntansi.
Yang pasti dia sudah terima Yesus sebagai Raja di hatinya.
Dan lagu ini adalah buah dari kesungguhan dia menjadi pengikut Kristus.











Lagu ini dinyanyikan oleh GSM pada sebuah kebaktian minggu tahun 1999. Dan aku ingat, amat sulit karena melody nya yang unik.
Tapi dengan kerja keras Tantra......kami dapat melagukannya dengan baik.
Dan.....itu hampir 10 tahun yang lalu..........






GBU  Tantra......How are you? where are you now?



Yesus Di Hati

Yesus hidup dalam hatiku
Tak pernah kita akan sendiri
Kala senang dan sedih datang
Tetap saja Yesus diam di hati

Karena firmanNya yang manis
Itu makanan kesukaanku
Berbicara denganNya
Itulah nafas kehidupanku

Yesus selalu bersama denganku
Karena aku ada di dalamNya
Bersama Dia hatiku berpadu
Menyatu dan takkan terpisahkan

Jikalau Yesus diam di hati
Tak pernah kita akan sendiri
Hidup kita terus diberkati
Karena Yesus diam di hati

GOD  bless us......may this song makes new meaning for our life to day and forever.
Gott  gebt uns seine Gnade.....ich hoffe, diese Lied kann  für uns  neue Freude und neue Hoffnung werden.
























Sunday, May 18, 2008

Ke Arriba Hamburg

Back...................................................
Jalan-jalan ke Kota Hamburg adalah liburan yang biayanya paling murah buat kami. Maksudnya, dibandingkan dengan berlibur ke kota-kota lain di Eropa. Karena letaknya tidak terlalu jauh dari Bremen. Hanya ditempuh dalam waktu 1 jam 15 menit perjalanan. Biayanya 27 euro sekeluarga dan bisa mengantar kami dari Bremen ke Hamburg dan kemana saja di dalam Kota Hamburg.


Sebenarnya tujuan kami ke Hamburg adalah mengantar iel, sahabat jeremy dan jojo yang liburan kali ini menginap di rumah kami. Kami berangkat dari Hauptbahnhof (stasiun utama) Bremen dengan metronom pk.10.28 pagi. Tiba di rumah tujuan kami di Hamburg pk.12.30.

Di sini, kami dijamu makan siang dengan menu sate ayam, cah pakcoy daging sapi, salat sayuran, lumpia goreng, pudding, yang semuanya dimasak sendiri oleh nyonya rumah. Enakkkk, sayang gak difoto euy, pas inget kamera, pas makanan udah berantakan ha..ha..ha..

Pk. 15.30, kami berangkat menuju ARRIBA, karena anak-anak ingin berenang. Letaknya di utara Kota Hamburg. Tempatnya asik dan biayanya murah untuk Familien Ticket. Kami membayar 32 euro untuk 2 keluarga. Fasilitasnya lengkap. Ada kolam arus dan kolam ombak seperti di Atlantis, Ancol-Jakarta. Ada jackussy air hangat dengan campuran garam untuk berendam, water boom yang mirip dengan di Lippo Cikarang, ada  kolam khusus untuk schwimmer yang telah diberi batas, siap untuk adu kecepatan renang. Juga kolam untuk peloncat indah. Kolam di alam terbuka juga ada beberapa, namun karena hari itu suhu luar cuma 14°C nggak keliatan seorangpun berenang di situ. Kolam di dalam ruangan, untuk anak-anak bermain ada beberapa dan luas.
Wow.....ini seperti gabungan fasilitas banyak kolam di Indonesia. Tapi harganya sangat murah. Aku pernah ke beberapa kolam semacam ini di Indonesia, dan membayar ticket masuk dengan harga Rp 50.000,- per orang. Tidak terlalu mahal. Namun bandingkan dengan harga fasilitas tersebut di Hamburg ini. Jauh lebih murah.

Rp 200.000,- .................. ticket masuk di Indonesia
€ 16 ................................. ticket masuk di Arriba.


Kamera überwachtung....................
Semua lokasi dipantau dengan kamera.....


Ticket seharga € 16 tersebut berlaku untuk 3 jam. Kami lebih 10 menit, tapi nggak ditagih lagi koq, mungkin ada sedikit toleransi waktu he..he..he..
Aku nggak sempat berfoto-foto di kolam. Dasar memang belum hobby berfoto.
Tapi buat memenuhi permintaan my friend, Letty aku tuliskan ini sebagai oleh-oleh. "Let, aku nggak sempet foto-foto euy.... dasar belum hobby. Padahal kamera dan tripot-nya lengkap ada di ransel.
Lagian, boleh nggak ya foto-foto dalam lokasi kolam itu? Mungkin liburan kenaikan kelas anak-anak, kami ke sana lagi..... belum puas....


Ini kolam ombaknya.......Wellenbad


ini kolam yang ada kolam arusnya


Ini jackussy, ada air garamnya. Di dinding dekat pintu masuk tertulis RUHEBERREICH. Di sini kita cuma boleh berendam dengan tenang, pantesan orang-orang yang main lempar bola, ditegur. He..he.. kalo aku orang Jerman, aku pasti udah ngoceh menegur mereka. "Haben Sie gelesen? Bisa baca? he..he.."


Nah, ini kolam khusus untuk yang mahir berenang. Di lantai tepi kolam ditulis SWIMMER. Jadi, kalo yang nggak bisa renang, jangan coba-coba...


Ini lokasi kolam yang ada waterboom, tapi meluncurnya harus menggunakan pelampung, mirip dengan di Atlantis, Ancol-Jakarta dan Lippo Cikarang.

INFO LENGKAP ARRIBA HAMBURG

Sunday, May 11, 2008

Mutter Tag

Mutter Tag = Mother Day = Hari Ibu.

Sebenernya aku nggak terlalu care dengan event ini. Karena bagiku hanya ada SATU HARI IBU yaitu 22  Desember.  Hari ibu di Indonesia.
Tapi sejak hari Jumat tanggal 9 Mei 2008 lalu, setelah melihat banyak postingan tentang Mother Day, aku mulai mengamati, betapa meriahnya event ini di luar Indonesia.
Dan yang mengejutkan, hari itu anakku pulang sekolah membawa kantong kresek putih susu dengan agak sembunyi-sembunyi.
Aku tanya, pasti itu kado dari Frau Jentz. Dia mengangguk, mengiyakan.
Untuk mama?
Iseng aku bertanya lagi.
Dan aku makin kaget ketika anakku mengiakan.
Lho?
"Kata Frau Jentz, ini kado buat mama. Kan Mutter Tag. Jojo juga ikut bikin kado ini. Tapi mama nggak boleh buka. Nanti aja hari Minggu bukanya."
Aku setuju.
Walaupun penasaran, aku tahan-tahan aja, menunggu hari Minggu.
Bahkan aku tidak diijinkan menjepret kado itu.

Penasaran juga, aku tanya pada adikku Yola yang tinggal di Oostende.
Wow...ternyata bener 11 Mei adalah Mother Day.............  and di Eropa dirayakan dengan sangat meriah.

Akhirnya hari ini datang....
Tadi pagi anakku menciumku dan mengijinkan aku membuka kado tersebut.
Sebuah Vas Bunga yang dihias dengan tangan anakku.

Wow.......kado yang menyenangkan.........
Ada bunga nya juga.......dan dia berpesan supaya aku merawat bunga itu....

Penutupnya ....ke 2 anak dan suamiku bilang.............
Mutter Tag....tapi mama tetep masak ya, Ma........
Anggeur......
Dalam Bahasa Sunda artinya...tetap saja....

Ini hasil kesimpulan dari obrolanku dengan Jonathan anakku tentang apa yang disampaikan Frau Jentz kepada mereka di kelas tentang MUTTER  TAG.
Frau Jentz adalah guru anakku di Grundschule an der Robinsbalje. Beliau sangat perhatian dan menganggap semua murid adalah anaknya sendiri. Terlebih kepada kami, orang asing.
Dia mengajarkan bagaimana anak-anak harus mengasihi orang tuanya. Dan pada hari ibu ini, dia membelikan anak-anak vas bunga yang polos dan mengajak anak-anak untuk menghiasnya dan memberikannya kepada ibunya.
Dia juga berpesan, agar di tahun-tahun selanjutnya anak-anak mencatat tanggal 11 Mei sebagai hari ibu dan tidak lupa memberi sesuatu, apa saja................buat ibu.

HAPPY  MOTHER  DAY.......


Monday, May 5, 2008

Sistem Evangelisch di sini...

Pengetahuanku  tentang negara yang baru aku diami ini, masih amat minim.
Namun ada beberapa hal yang telah aku ketahui.
Negara ini menganut sistem Evangelisch dan menerapkan aturan kekristenan dalam tatanan hukum dan pemerintahannya.
Sebagai contoh yang paling sederhana yang aku tahu, yaitu diberikannya Kindergeld.
Kindergeld diberikan kepada setiap keluarga yang memiliki anak yang berumur di bawah 18 tahun.
Juga diberikan kepada kami, orang asing.
Ini mengingatkan aku pada sebuah definisi asing di dalam Alkitab.
Alkitab mendefinisikan istilah asing sebagaimana yang tertulis dalam Kitab Ulangan 10 : 17-18
"Sebab TUHAN, Allahmulah Allah segala allah dan Tuhan segala tuhan, Allah yang besar, kuat dan dahsyat, yang tidak memandang bulu ataupun menerima suap; yang membela hak anak yatim dan janda dan menunjukkan kasihNya kepada orang asing dengan memberikan kepadanya makanan dan pakaian."

Aku tidak tahu, bagaimana dasar sistem pemerintahan negara lain yang juga memberikan kindergeld. Tapi dinegara yang menganut sistem ini, luar biasa, bagiku.

Contoh kedua di negara ini.
Diterapkannya satu ayat Alkitab...Keluaran 20 : 10
"tetapi hari ketujuh adalah hari sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu, atau orang asing yang ditempat kediamanmu."

Pemerintah memberikan kesempatan untuk beribadah pada hari Minggu. Sehingga kantor-kantor dan toko-toko relatif semua tutup.


Saturday, May 3, 2008

Sepenggal Obrolan Dengan Jonathan

Rabu siang, Sepulang mengambil buku dari Rolland Centre, Huchting. Aku dan Jojo berpapasan dengan rombongan orang yang berasal dari negara Timur Tengah.
Kebetulan aku sudah pernah kenal dengan salah satu diantara mereka.
Jadi seperti biasa aku menyapa "hallo". Dan dia juga menjawab "hallo" dan "Tschüs".
Aku memanggil Jonathan dengan panggilan sayang Jojo

Ketika rombongan itu sudah berlalu.

Jojo   : Mama kenal dengan orang itu?

Aku   : ya, tau lah...pernah datang di Mama Lernt Deutsch
            (program kursus bahasa jerman, kostenlos, difasilitasi oleh menteri
             pendidikan sini.)


Jojo   : tapi kenal?


Aku   : nggak begitu, tapi kan pernah ketemu.

Jojo   : sekarang masih suka ketemu?


Aku   : nggak, soalnya dia sudah nggak pernah datang lagi. Dia masuk kelas kursus ABC
           (penduduk Bremen yang berasal dari Timur Tengah, walaupun sudah belasan tahun
            bahkan puluhan thn tinggal di sini, banyak yang tidak bisa membaca dan menulis.
            Sehingga pemerintah Bremen, memfasilitasi dgn memberikan kursus gratis menulis
            dan membaca serta berbahasa jerman)


Jojo   :  Oh, dulu dia salah kelas ya


Aku   : bukan salah kelas, tapi sekarang memang dipisahkan antara yang sudah bisa baca,
           dengan yang belum bisa baca.

Jojo   : jadi, udah nggak sekelas sama mama?


Aku   : ya enggaklah...mama kan bisa baca

Jojo   : mama bisa baca tapi mama nggak bisa ngomongnya ya


Aku   : iya

Jojo   : koq mama nggak ikut kursus ABC


Aku    : kenapa gitu jo? kan mama bisa baca....
            ( bahasa jerman hampir 100 persen sama cara baca nya dengan bahasa indonesia)

Jojo   : kan mama masih suka salah baca. kalo ngomong Zu  (bca : su),   mama suka
            bacanya cu.


Aku   : senyum.....diem....bete...........dasar jojo..


Liat deh...anak sekarang mah...kritis...