Monday, September 1, 2008

Chrysant Ungu and Ampela Pete Sambal Santan

Tadi pagi, dapet imel dari temen-temen alumni fi'86.......
Udah tue ya gue.....tapi jiwa highlander.....muda terus ha..ha..ha..
maunyaa....

Mereka mengadakan reuni mendadak di Bandung. Ketemuan di R.1201...jurusan fisika....trus jalan ke arah Masjid Salman.....trus makan2....
Biarpun yang dateng cuman sedikit......tapi kebayang lah asiknya.
Sedangkan aku, lagi terpental di Bremen gini.....
cuman denger cerita and besok ceunah mo dipostingin foto2....
Bah !

tapi yang menghibur.........sabtu malam lalu, toko2 di pusat Kota Bremen
buka sampe jam 24.00 malam....
Lho...apa hubungannya yaa....

Ya udah....back to basic.......cerita masakan aja....and foto bunga....

Bunga chrysant dalam pot ini, murah banget......99 cent Euro
Sekarang bunganya sudah bermekaran semua.
Kayaknya asik juga, kalo foto masakan, ada bunganya.
Seperti bunga2 yang bertaburan di Kedai Hamburg.....
site-nya mbak Retno.


Photobucket

Photobucket

Dapet pete di toko asia bremen. Sebelum dicemplung ke masakan,
aku goreng dulu sang pete.

Eh...kelamaan ngegorengnya...warnanya jadi memble gini......hijau lumut.....
Tapi kalo dipasangkan dengan bunga.......
Lumayan kan....jadi manis warna warninya.


Photobucket

Friday, August 29, 2008

Sama-sama bingung....lah!

Photobucket

Ini cerita pengalaman aku awal minggu ini......... .......

Waktu itu anak-anak minta dibikinin lalampa.
Ini adalah jenis masakan manado, mirip lemper.
Ketan bungkus daun pisang. Tapi isinya ikan tuna.

Aku lagi antri di kassa toko asia bremen nih...

Tiba-tiba... .cowok Jerman yang sedang antri di belakang ku...
(cakep lho..he..he. .bonus... ..liat yg kece..! ih...sudah emak emak teh...!)
Entschuldigung. ....was ist das denn?
Maaf ini apa?

Banana Blätter.
Daun pisang.

Ach so. Kochen Sie das?
Oh.....anda memasaknya?

Ja. Mit Klebreis.
Ya. Dengan beras ketan.

Ja....es sieht gut aus und schmeck gut.
Kelihatannya enak, ya.

Ja ...probieren Sie mal.
Iya...coba deh.

Dia senyum, vielleicht nächste mal.
kapan-kapan lah.

Eh....by the way....tiba- tiba aku inget sesuatu..... ...ntar dia tumis lagi si daun pisang...
Aduuh...kasih tau...jangan. ..kasih tau...jangan. ...kasih tau......tapi males ngomong lagi...
Tapi kasian ah....

Übrigens....Sie durfen das Blätter nicht essen. Sie müssen nur Klebreis im Blätter einpacken und dann backen oder im Topf mit wassern kochen.
btw...anda tidak boleh memakan daun pisang ini. Anda gunakan daun ini utk membungkus beras ketannya dan memasaknya.
(Btw lagi....karena bahasa jerman ku pas2an juga he..he..jadi pas waktu nerangin ke si cowok...ya gitu...
Harusnya aku terangkan... si beras ketan di tanak dulu..bla... bla...bla. ...hese ah....
..)

Ach so....ich finde....... ich packe Klebreis ein und so wie Alumunium foil....backen.
Danke....Sie erkudigen sich mich.....

Oh gitu....saya kira.....jadi saya bungkus beras ketan seperti dg alumunium foil...dan memasaknya.. .
Trims..sudah menjelaskan.

Tuh kan....kalo nggak dikasih tau.......kapan- kapan aja ada yg kasih dia lemper....
Meureun dia makan dengan daunnya.....
he..he..he..

Kalo dia bingung dg daun pisang.....aku suka bingung dg fasilitas2 umum di Bremen yang serba canggih......
pokoknya sama-sama bingung lah.....

**********************korrigieren Sie, bitte*******************


Integrationskurs......and mengurangi rasa sensitif....

Sebagai orang asing di negeri jauh, kadang-kadang bawaan aku dan mungkin temen2 asal Indonesia lainnya...... sering sensitif.
Merasa dipandang sebelah mata...lah.
Atau merasa didiskriminasi...kan lah.

Ada seorang temanku, yang mengeluh.....sulit mendapat visa...karena dia beragama tertentu.
Ada lagi yang mengeluh.....ketika perpanjangan visa.....ditanya macem-macem...karena dia berbusana tertentu......
yang akhirnya aku tahu.....petugas imigrasi ingin memberitahu syarat khusus pas foto di visa untuk yang memakai busana tertentu.

Tapi.......................
Ketika aku yang notabene Evangelisch.....Kristen......mengurus visa.........
Sama aja.....susah juga.
Karena.....bersamaan dengan aplikasi visa, suamiku dari Air Bus - xxxx pindah ke Air Bus - xxxx.
Otomatis....segala administrasi berubah.
Di Jerman tidak ada kompromi.
Begitu administrasi berubah................semuanya harus dari nol.
Karena apa? karena negara ini sangat tertib administrasinya.
Tapi, begitu aku sudah  bisa masuk Jerman. Segala proses sangat mudah.
Mau memasukkan anak ke sekolah, tinggal datang......daftar....
dan besoknya anak-anak sudah bisa sekolah................gratis....
Ketika anak-anak harus test kesehatan.....tinggal datang....gratis....
Mau medical check up....gratis juga........
Semua urusan................birokrasinya mudah.......and tanpa biaya.

Hukum di negeri ini lempeng...........
Ini soal hukum nya ya......
Tidak pandang bulu................juga tidak pandang agama...................
Begitu juga fasilitas negeri ini.........................................
Semua orang, termasuk orang asing (yg legal)  memperoleh fasilitas negeri ini......
Seperti Kindergeld dan pelayanan serta fasilitas umum lainnya

Jadi, saat inipun aku sedang belajar untuk menjauhkan rasa sensitif itu.
Agar selalu bersukacita dalam berintegrasi.

- Berpikir positif dan memikirkan hanya yang baik saja
- Mengenal kultur dan budaya negeri ini
akan sangat membantuku untuk memahami perilaku penduduknya.

Nah, aku akan mulai mempelajarinya di Integrationskurs.......

Ab 15.09.2008.......fangt der Kurs an.
Bis mitte Januar 2009  werde ich den Kurs vier mal in eine Woche besuchen.

Ich bin Glücklich......weil ich mein Deustchkenntnise verbesser kann.

Aku mulai masuk kursus tgl 15.09.2008.
Dan akan selesai pada pertengahan Januari 2009, dengan jadwal 4 kali seminggu.
Asik lah...karena itu akan meningkatkan kemampuan bahasa Jermanku yang masih pas2an ini...he..he..

Pemerintah mewajibkan  aku utk cukup fasih bicara Bahasa Jerman.
Karena itu, pemerintah memfasilitasi semua istri/suami pekerja  asing yang masuk ke sini setelah 28 Agustus 2008 dlm rangka kumpul dengan klg.....untuk wajib mengikuti Integrationskurs dg biaya lebih murah dari biaya yang seharusnya......
Dan wajib mengikuti sampai dengan selesai Tahap B1......(mendapat sertifikat kemampuan bahasa Jerman yang cukup fasih)

Setelah tanya sana sini dengan cerewetnya........maklum bayarnya 100 euro per kursus.......dan aku kudu bayar total 300 euro.....utk kursus selama 4,5 bulan.........

Maka aku mendapat penjelasan ini :

Sertifikat tersebut ternyata cukup utk syarat bisa bekerja di sini dengan jenis pekerjaan tertentu yg sudah lumayan bervariasi.

Tapi kalau kita, orang asing mau berkarier sampai tinggi di Jerman....
masih ada 8 periode kursus lagi yang harus diikuti.....
tapi harus bayar sendiri.....yang pasti jauh di atas 100 euro per kursus.
Nanti kalau tamat....kita mendapat ijazah  sarjana muda bahasa Jerman (kleines Deutsches Sprachdiplom)

Lengkapnya bisa klik di sini :

GOETHE  INSTITUT - Sertifikat Deutsch

Kenapa aku bilang wajib.....karena untuk perpanjangan visa tahun depan.....aku  wajib punya keterangan ikut kursus tersebut.....

Doain ya......


Tuesday, August 26, 2008

Photo Friday : Old Fashioned

Each week Photo Friday posts a photo assignment. Your mission is the creative interpretation of the week's theme. When you're done, post the picture you took to your website and submit your link to Photo Friday.

Photo Friday is about challenging our participants to be original and creative within the constraints of the week's theme. It's not a competition. Anyone with a camera and a place on the internet to post pictures can participate.


Photobucket
Die Kaiser-Wilhem-Gedächtniskirche, Berlin
For remaining, there was church which broken because of war
Taken with Kodak Easyshare Z730

Submit your photo at Photo Friday

Saturday, August 23, 2008

Nakhoda Bidukmu --> share buat temen-temen yang Kristen


Mentari bersinar dengan kemilau

Membuat hari ini kian memukau
Burung-burung pun terus berkicau
Seakan menyatakan ikut gembira

Hari yang indah kini menjelang
Kala kau datang pada Allah Bapa
Bersama kekasih pilihanNYA
Memohon restu dan anugerahNYA

Kami ucapkan selamat berbahagia
Tuhan sertamu sepanjang masa
Yesuslah nakhoda ...
Dia perisaimu....
Dia halau badai yang menerpa bidukmu



Kiranya Tuhan Yesus terus dan selalu menjadi nakhoda dan perisai kita dalam mengarungi kehidupan kita, bersama pasangan kita....
Amin.
GBU.

(Syair lagu ciptaan Tantra Lingga Weinardy

pada pernikahan Kak Mariam Gunawan dan Kak Taufik Budiman di Bandung
belasan tahun silam)

Friday, August 22, 2008

Ternyata ada juga yang memperhatikan

Hallo alle...!
Aku  mau cerita ya.......
Kejadiannya udah lama......waktu pulang libur dari Heidepark......

Hari Sabtu tanggal 9 Agustus 2008, sepulang jalan-jalan dari Heide Park-Hannover,
anak-anak minta dibeliin KFC and makan malam di Hauptbahnhof / stasiun pusat Hamburg.
Aku sendiri pesan yg dibungkus....maksud hati mau makan di kereta aja. Biar nyantai.

Aku dan kak rossy menemani anak-anak kami makan..........
Kira-kira 20 menit kemudian, kedua anakku sudah kenyang. Begitu juga iel...anak kak rossy.
Seperti biasa.....kalo di jajan di KFC, Hokben atau apa aja lah di Bandung...............
Aku liat, di wadah makan Jeremy......kentangnya masih utuh and ayamnya masih ada 2 potong utuh.
Demikian juga di piring iel.
Aku dan kak rossy mengambil posisi  ke dekat piring....
And lalu kami berdua mulai asik menghabiskan menu anak-anak kami yg masih sisa.
Seperti biasa lah....kalo makan di Istana Plaza......atau di manapun.........

Tanpa kami duga....ternyata tingkah kami diperhatikan oleh 2 orang kulit putih.
Ketika aku menoleh.....dia menggapai tangannya.....menunjuk ke arah makanannya.

"Wir haben noch  chicken wings. Nehmen Sie bitte.
Kami masih punya ayam. Silahkan ambil untukmu.

Aku terpana...hah?!......lalu cepat menggeleng....
"Nein, danke."

Dia itu memaksa lagi.
"Diese sind neue, wir essen nicht."
Ini bersih belum di apa-apain.

Wah....ini pasti karena kami menghabiskan sisa makanan anak-anak kami.....
"Nein, danke. Ich habe noch viele..." aku jawab sambil menunjuk ke belakang dia.

Kebetulan Ramces and kak johny....suami kak rossy berdiri menunggu di belakang mereka.
Ramces mengangkat pesanan kami ....wadah KFC berbentuk ember kecil berisi 24 potong ayam dan 3 dus sterofoam masakan asia.....
Ramces kayaknya paham...sang istri sedang di-kasihani......watir.....

Barulah  sang kulit putih paham............mereka tampak malu dan meminta maaf......

Aku tersenyum sambil menjawab........macht nicht.....kein problem....
In mein Land muss man alle im Teller essen.
Enggak apa-apa.
Di negara kami, kalo makan harus habis.

Hi..hi..hi...

Kirain semua orang kulit putih cuek......
ternyata ada juga yg memperhatikan ya...
.



Have a nice day
Sannyo



Thursday, August 21, 2008

Sate Ayam


Description:
Bikin sate lagi.
Sedap.
Gampang dan cepet.

Thanks ya pin...untuk si grill-an...he..he.....


Ingredients:
Bahan :
1/2 kg ayam paha, dipotong kecil-kecil utk sate. (harusnya dada mentok ya...spy banyak dagingnya)

Bumbu untuk ungkep dagingnya :
3 siung bawang putih, haluskan
3 sdm kecap manis
garam secukupnya
1 sdm minyak
1 sdm bumbu kacang

Siapkan juga campuran minyak, kecap manis dan bumbu kacang utk dilumuri pada sate ayam setelah dibakar setengah matang.


Bumbu Sate:
200 gr kacang
2 sdm gula pasir
garam secukupnya
300 ml air

Tumis sampe harum :
3 siung bawang putih
4 siung bawang merah
1 cabe merah
4 butir kemiri utuh


Directions:
1. Campur semua bumbu ungkep daging dg potongan daging.
2. Biarkan selama kira-kira 1 jam, hingga bumbu meresap.
3. Tusukkan potongan daging pada tusuk sate.
4. Bakar sate hingga setengah matang.
5. Angkat sate dan lumuri dengan campuran minyak, kecap dan bumbu
kacang
6. Bakar kembali hingga matang.
7. Sate siap dinikmati.

Bumbu sate :
1. Blender kacang dan bumbu yg telah ditumis.
2. Campur dengan air, gula pasir, kecap dan garam.
3. Kemudian masak campuran tersebut hingga mendidih.
4. Bumbu sate siap disantap, jangan lupa taburi irisan bawang mentah
dan cengek.

Photobucket

Photobucket